You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kelurahan Susukan Panen Sayuran Hidroponik
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kelurahan Susukan Panen Sayur Pakcoy dan Kol

Jajaran Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, hari ini melakukan panen sayur pakcoy dan kol di lahan urban farming yang ada di halaman kantor kelurahan dan di RPTRA Susukan Ceria.

Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mengedukasi dan mengajak warga agar memanfaatkan lahan yang terbatas,

Panen yang dipimpin oleh Plt Lurah Susukan, Putro Teguh Suharyono juga diikuti oleh Ketua TP PKK Kelurahan Susukan, Wina Iswamati, kader PKK, pengelola RPTRA, pegawai kelurahan dan warga sekitar.

Dikatakan Teguh, panen sayur mayur di lahan urban farming yang ada di kantor kelurahan merupakan panen yang keempat kalinya, sedangkan di RPTRA baru kali pertama.

Dinas KPKP Panen Sayuran dan Buah dari Lahan OPAL

"Sayur pakcoy dan kol yang baru dipanen ini dijual dengan harga Rp 10 ribu per bungkus isi 2,7 ons dan uang hasil penjualan dimasukkan ke kas dan menjadi dana operasional RPTRA," ujarnya, Kamis (21/11).

Menurutnya, jumlah pakcoy yang dipanen di kelurahan sekitar tiga kilogram, sedangkan di RPTRA, sekitar lima kilogram dan sayur kol sebanyak tiga kilogram.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mengedukasi dan mengajak warga agar memanfaatkan lahan yang terbatas dengan cara bercocok tanam dengan teknik hidroponik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12954 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1584 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1573 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1508 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati